Minggu, 16 September 2007

Sang alkemis modern


Pernah membaca novel “Sang Alkemis” ? Dalam novel tersebut diceritakan bahwa pada masa yang lampau para alkemis (ahli kimia) berusaha untuk mengubah segala macam logam menjadi emas. Bagaimanapun usaha mereka tapi tak ada yang berhasil melakukannya. “Sang alkemis” tokoh di dalam novel tersebut mengungkapkan sebuah alasan kenapa para alkemis tidak dapat melakukannya “Mereka hanya mencari emas. Mereka mencari harta dalam legenda pribadi mereka tanpa benar-benar menginginkan menjadi legenda pribadi itu”.

Dalam sebuah buku yang lain, (“Rich Dad Prophecy”) , ayah kaya mengatakan, para alkemis dan tidak seorang pun pernah berhasil mengubah benda apapun menjadi emas, akan tetapi orang-orang berhasil menciptakan sesuatu yang lebih berharga daripada emas, yaitu ASET! Para alkemis zaman modern mengubah uang, sumber-sumber, atau ide-ide menjadi kekayaan lewat aset. Pemikiran ayah kaya ternyata sejalan dengan alasan sang alkemis, bahwa seorang alkemis sejati tujuannya tidak hanya berhenti setelah mendapat harta. Menurut ayah kaya, “Dunia ini dipenuhi alkemis maupun orang-orang tolol. Orang-orang tolol mengubah uang kas menjadi sampah, dan alkemis mengubah sampah menjadi uang kas.”

Hal ini dapat diperjelas, bahwa alkemis menginvestasikan uang dari bisnis kembali ke bisnis, dan orang tolol yang disebut ayah kaya menginvestasikan uang dari bisnisnya untuk misalnya, mobil mewah yang kita pasti merasa keren bila berkendara di dalammya >.< Alkemis atau orang tolol kah kita ini? Selamat menjadi legenda pribadi ^^!


1 komentar:

Andri Journal mengatakan...

Saya lebih suka menjadi Santiago...hehehe...Salam kenal yak... =)